Persamaan Indonesia dan Rusia

Selamat pagi para pembaca dimanapun anda berada, kali ini kita akan kembali membahas tentang hubungan Indonesia dan Rusia.


Sesuai judul, yang akan dibahas pada postingan kali ini adalah tentang "persamaan" antara Negara Kesatuan Republik Indonesia dengan Federasi Rusia.

Persamaan ini meliputi beberapa aspek yang akan dibahas dibawah. Apa sajakah itu???
Langsung saja tanpa basa basi ke pembahasan yang ngalor ngidul ngetan ngulon kita simak beberapa persamaan ditinjau dari beberapa aspek ini.

---

1. Geografis
Yang dimaksud kesamaan geografis ini bukan berarti letak geografisnya sama. Melainkan letak kedua negara ini yang sama-sama strategis letak gegrafisnya.
Dunia ini terlalu luas untuk dijelajahi

Ditinjau dari aspek geografis, Indonesia merupakan negara yang letaknya strategis karena berada di antara benua asia dan australia. Sedangkan Rusia merupakan negara yang strategis pula karena berada di antara benua eropa dan asia. Selain diapit dua benua, kedua negara ini pun diapit oleh dua samudera. Indonesia diapit oleh samudera hindia dan pasifik sedangkan Rusia diapit oleh samudera arktik dan pasifik.

Letak Indonesia yang strategis merupakan suatu keuntungan tersendiri
Jika dibandingkan, jelas letak geografis ini lebih unggul Indonesia karena wilayah daratan Indonesia merupakan tempat transit yang strategis bagi jalur udara dan laut, juga perairan Indonesia adalah jalur perdagangan yang aktif sejak dahulu kala yang menghubungkan barat dengan timur (melalui selat malaka), sedangkan wilayah perairan Rusia didominasi oleh lautan yang beku karena kedekatannya dengan kutub utara (es semua :v).

Negara ini luasnya gak ketulungan
Tapi tunggu dulu, Rusia juga memiliki nilai keuntungan lainnya yang tidak dimiliki Indonesia. Walau wilayah perairan Rusia tidak terlalu produktif, tetapi wilayah daratannya yang luas ini menjadi penghubung antara benua asia dan eropa. Rusia memiliki jalur kereta api yang sangat panjang yang menghubungkan negara-negara di asia dengan eropa.

Penghubung asia-eropa
Letak geografis yang strategis inilah yang merupakan anugerah tersendiri yang harus dimanfaatkan oleh kedua negara untuk menambah devisa negara. Kedua negara ini pun sama-sama memiliki sumber daya alam yang sangat kaya karena letak geografisnya.

Terlepas dari itu semua tentunya negara yang sangat kita cintai ini lebih nyaman letaknya dibanding Rusia. Senyaman-nyamannya kamu tinggal di tempat orang, akan lebih nyaman jika di rumah sendiri.
Hahaha

2. Sosiologis
Secara sosiologis, masyarakat Indonesia dan Rusia merupakan masyarakat yang heterogen dimana terdapat banyak suku bangsa, ras, agama, budaya, bahasa dan sebagainya. Kesamaan ini tentu bukan dilihat dari kesamaan gaya hidup dan perilakunya. Kesamaan yang dimaksud adalah sama-sama memiliki keberagaman dalam masyarakatnya.
Etnis Dayak, salah satu etnis di Indonesia
Etnis Tatar, salah satu etnis di Rusia
Keberagaman yang dimiliki kedua negara ini merupakan kekayaan yang tak ternilai harganya. Keberagaman ini menambah kekayaan budaya bangsa. Berbagai keberagaman itu pun menjadi pemersatu kedua negara tersebut.

Kesamaan lainnya di aspek sosiologis terdapat pada masyarakat pedalaman. Indonesia dan Rusia walaupun sudah mengalami globalisasi tetapi masih memiliki suku pedalaman yang masih primitif dan wilayah yang belum terjamah oleh manusia modern.
Suku Dani di pedalaman Papua (Indonesia Timur)
Suku Nenets di pedalaman timur jauh Rusia (Siberia)
Entah suatu kebetulan atau bukan, kepadatan penduduk Indonesia dan Rusia juga sama-sama berat di barat. Wilayah timur Indonesia dan Rusia sama-sama wilayah yang tingkat kepadatan penduduknya rendah dengan beberapa wilayah yang masih belum terjamah. Mungkin karena ibukota kedua negara ini sama-sama terletak di wilayah barat jadi wilayah di daerah timur ini tidak terlalu ramai.

3. Historis

Secara historis, Indonesia dan Rusia memiliki sebuah kesamaan. Kesamaan yang pertama jika dilihat dari aspek historis adalah bentuk negara. Kedua negara ini dahulu merupakan negara yang terdiri dari beberapa kerajaan yang mendiami wilayah tersebut. Kerajaan-kerajaan ini pun saling berperang dan beraliansi satu sama lain.

Jika dilihat dari alur sejarah, memang Indonesia dan Rusia memiliki alur sejarah yang berbeda. Sejak abad pertengahan hingga renaisans. Wilayah Indonesia dan Rusia masih terdiri dari beberapa kerajaan-kerajaan. Indonesia sendiri belum berbentuk negara waktu itu.

Pada abad ke-16 kerajaan-kerajaan di barat (Inggris, Perancis, Spanyol, Portugis, Belanda) memulai praktik kolonialisme dan imperialisme. Wilayah Indonesia atau Nusantara saat itu yang masih terdiri dari beberapa kerajaan-kerajaan berhasil dikuasai oleh kerajaan asing dari eropa secara bergilir. Kerajaan Belanda menjadi kerajaan terlama yang berhasil menguasai wilayah Nusantara ini. Wilayah Nusantara yang dikenal sebagai Hindia Belanda inilah yang kelak akan menjadi negara Indonesia. Berkat penjajahan Belanda kerajaan-kerajaan yang ada di wilayah nusantara ini menjadi bersatu dan lahirlah sebuah pergerakan untuk mendirikan negara yang merdeka.

Kerajaan Rusia sendiri tidak menjalankan praktik imperialisme dan kolonialisme lewat laut seperti kerajaan Inggris, Perancis, dkk. Tetapi kerajaan Rusia melakukannya ke wilayah sekitarnya melalui jalur darat, terutama ke daerah timur (asia tengah, siberia, dst)

Kesamaan aspek historis lainnya adalah tentang perang. Kedua negara ini sama-sama pernah merasakan pahitnya perang yang berkepanjangan.

Dan aspek historis yang terakhir adalah tentang sejarah ideologi.........
Komunisme
Ya, komunisme merupakan sejarah pahit yang sama yang pernah dialami kedua negara ini. Komunisme adalah ideologi yang dulu pernah berkembang di Indonesia (sampai 1965) dan Rusia (sampai 1991). Tetapi komunisme di Rusia tidak dilupakan dan dibuang begitu saja walaupun sudah tidak digunakan lagi. Orang-orang Rusia sangat menghargai sejarah, apapun yang terjadi di masa lalu, seburuk apapun suatu kejadian. Sejarah tetaplah sejarah yang harus dihargai dan diketahui kebenarannya.
Baca juga : Rusia, Uni Soviet dan Indonesia

4. Militer
Militer Indonesia dan Rusia merupakan militer yang sama-sama disegani oleh negara-negara lain di dunia. Walaupun Indonesia tidak memiliki peralatan tempur sebanyak dan secanggih Rusia, tetapi Indonesia sudah bisa menciptakan peralatan tempurnya sendiri yang tidak kalah dengan Rusia, bahkan peralatan tempur yang dibuat oleh PT.Pindad ini sudah di ekspor ke negara-negara lain.

Anoa (Indonesia)
Boomerang (Rusia)
Bicara soal alutsista, memang Indonesia masih ketinggalan dengan Rusia. Alutsista Rusia memang sangat garang dan mengerikan. Indonesia sendiri masih mengejar ketertinggalan ini secara perlahan. Indonesia pun masih tergolong "baru" dalam menciptakan berbagai alutsista jika dibandingkan dengan Rusia yang sudah menciptakan alutsista sejak zaman Soviet.

SS2 Series buatan Pindad
Senjata Rusia dari masa ke masa

Senjata buatan Indonesia bisa disandingkan dengan senjata negara lain yang sudah populer
Banyaknya dan canggihnya alutsista belum tentu menjamin kualitas pasukannya. Kedua negara ini memiliki kualitas angkatan militer yang sangat baik dengan berbagai prestasi yang telah diraihnya. Kedua negara ini juga memiliki pasukan khususnya masing-masing yang sangat istimewa.


Kopaska, salah satu pasukan khusus Indonesia
Spetsnaz, salah satu pasukan khusus Rusia

5. Sumber Daya Alam

Inilah yang merupakan kelebihan Indonesia dan Rusia. Selain kekayaan budaya, kekayaan alam Indonesia dan Rusia juga sama-sama banyak! Wilayah daratan Indonesia dan Rusia merupakan wilayah daratan yang didalamnya terkandung banyak mineral. Minyak bumi juga banyak terdapat di wilayah kedua negara ini (walaupun tidak sebanyak negara di timur tengah).

Selain kekayaan di dalam perut bumi, kedua negara ini juga memiliki kekayaan yang sangat melimpah di atas permukaan bumi. Salah satunya adalah hutan.
Hutan tropis Indonesia
Hutan taiga Rusia
Dengan jumlah hutan yang bejibun ini, tak heran Jika Indonesia dan Rusia menjadi negara juragan kayu. Indonesia dan Rusia juga menyumbang kerusakan yang cukup besar akibat penebangan paru-paru dunia ini.

Tak hanya daratan, wilayah lautan kedua negara ini juga dikaruniai dengan sumber daya alam yang melimpah
Kekayaan laut Indonesia
Indonesia dikaruniai lautan tropis yang kaya akan flora dan fauna di dalamnya. Lautan di Indonesia menjadi rumah bagi beberapa spesies terumbu karang yang unik dan cantik.
Lalu bagaimana dengan lautan Rusia yang dingin itu?
Kekayaan laut Rusia
Ternyata dibalik lautan dingin yang kadang membeku itu tersimpan sumber daya alam yang sangat melimpah. Minyak bumi dan gas banyak terkandung di wilayah perairan Rusia.

Dengan kekayaan alam yang begitu besar, kedua negara ini harus mampu mengelola sumber daya ini untuk membangun negara. Tetapi perlu diperhatikan juga dampak kerusakan lingkungan yang akan terjadi jika dimanfaatkan secara berlebihan.
Baca juga :

---

Sekian postingan dari saya, nanti akan saya update lagi, apabila ada kesalahan atau ada yang ingin ditambahkan harap hubungi saya. Saya mohon maaf jika ada kata-kata yang kurang berkenan, kritik dan saran masih sangat dibutuhkan. Sekian dan terimakasih :*

Sumber gambar : google

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

3 Komentar

Komentar
31 Januari 2017 22.42 delete

Tulisan yang bagus sekali, mohon ijin share dan mengutip beberapa kalimat di atas, trimakasih

Reply
avatar
31 Januari 2017 22.44 delete

Boleh mampir di blog saya, tentang Russia di My secretjourney by Yoe caffalera :)

Reply
avatar
1 Februari 2017 11.21 delete

спасибо большой :)

Reply
avatar